BeritaRemaja.Com - Hiburan yang paling tepat untuk adik-adik kita yang masih di bawah usia ialah hiburan ringan yang sarat akan nilai edukasi, mendidik serta memperkenalkan sitem nora yang berekmbang dalam kehidupan bermasyarakat. Usia kanak-kanak merupakan usia strategis untuk mengingat berbagai hal serta mempertahankan ingatan tersebut dalam kurun waktu yang cenderung lama. Hal ini dikarenakan, pada usia tersebut sel-sel otak terkoneksi secara sempurna, bahkan memungkinkan untuk menciptakan konektifitas baru, sehingga daya ingat anak akan berkembang secara maksimal. Masa ini disebut Golden Age atau Masa Keemasan.
Maka dari itu, orang tua harus ekstra hati-hati dalam memilih acara yang tepat untuk si buah hati. Tidak semua Film berGenre kartun dapat memberikan nilai edukasi yang bermanfaat untuk perkembangan fisik dan mental anak anda. Beberapa film kartun atau anime justru diperuntukan sebagai hiburan untuk kalangan dewasa. Apabila si anak menyaksikan film yang tidak sehat seperti itu, kemungkinan untuk mempertahankan ingatan tentang adegan-adegan tidak edukatif akan berlangsung secara temporari panjang, hal itu tentunya akan mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Berikut ini adalah Daftar Film Kartun Yang Tidak Layak Dikonsumsi Anak :
Maka dari itu, orang tua harus ekstra hati-hati dalam memilih acara yang tepat untuk si buah hati. Tidak semua Film berGenre kartun dapat memberikan nilai edukasi yang bermanfaat untuk perkembangan fisik dan mental anak anda. Beberapa film kartun atau anime justru diperuntukan sebagai hiburan untuk kalangan dewasa. Apabila si anak menyaksikan film yang tidak sehat seperti itu, kemungkinan untuk mempertahankan ingatan tentang adegan-adegan tidak edukatif akan berlangsung secara temporari panjang, hal itu tentunya akan mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Berikut ini adalah Daftar Film Kartun Yang Tidak Layak Dikonsumsi Anak :
1. Doraemon
Doraemon merupakan Anime produksi Negri Matahari terbit yang ditayangkan di negara asalnya sejak tahun 1970an. Cerita sendiri berkisar antara seorang anak SD bernama Nobi Nobita yang dihadiahi robot masa depan oleh kakeknya. Robot ini kemudian diberi-nama Doraemon. Doraemon mempunyai sebuah benda mungil yang dapat mengabulkan seluruh permintaannya, apapun yang Nobita inginkan tersedia di kantong ajaib Doraemon.
Kemudian setelah beberapa tahun penayangannya, anime ini mendapat bermacam-macam kritik negative dari berbagai pihak. Hal ini dikarenakan alur cerita yang begitu memanjakan nobita, tidak mendidik serta memotivasi penonton khususnya anak di bawah umur untuk melakukan hal yang sama. Akhirnya, Doraemon ditetapkan sebagai salah satu dari daftar Film Kartun Yang tidak Layak Dikonsumsi oleh Anak.
Spongbob dipublikasikan oleh Nicklodeon America sebagai animasi yang memiliki perbedaan perpektif dengan animasi Amerika pada umumnya. Secara keseluruhan film kartun spongbob hanya menggambarkan tentang kehidupan kota bawah laut yang bernama Bikini Bottom serta dinamika kehidupan seluruh penghuninya. Tetapi dalam perkembangannya, banyak pihak yang menentang keberadaan film yang mulai dipublikasikan pada tahun 2006 tersebut. Semua itu dikarenakan ketidak-senonohan yang terkandung dalam tindak-tanduk beberapa tokoh Spongbob. Seperti Mr. Krabb yang digambarkan terlalu pelit, Squidward yang dideskripsikan sebagai makhluk anti-sosial yang membenci bikini Bottom. Meskipun semua itu dikemas secara jenaka, Spongbob tetap masuk dalam daftar Film Kartun Yang tidak Layak Dikonsumsi oleh Anak.
3. Tsurupika Hagemaru-Kun
Anime Negeri Sakura yang dirilis oleh studio Shinei Doga di tahun 1988 ini menceritakan tentang kehidupan sebuah keluarga, Keluarga Hagemaru yang luar biasa kikir. Dikisahkan secara jenaka bagaimana keluarga hagemaru menyiasati pemborosan. Sama halnya dengan tokoh Mr. Krabb dalam spongbob, Hagemaru juga dianggap sebagai Film Kartun Yang Tidak Layak Dikonsumsi Anak. Karena fil ini dikhawatirkan akan mebawa dampak negativ untuk perkembangan psikologis anak.
Anime atau Film kartun yang berbau hentaii dan eichii tentunya sangat tidak layak dikonsumsi anak-anak. Pendidikan sex usia dini dikhawatirkan justru akan meningkatkan kriminalitas tindak asusila di bawah umur. Apalagi jika pendidikan tersebut datang dari media yang tidak tepat, tanpa disertai oleh bimbingan orang tua.
hiburan yang baik dan mendidik untuk anak anda.
Demikianlah tips untuk memilih acara yang tepat dan mendidik untuk buah hati anda, Semoga informasi mengenai Film Kartun Yang Tidak Layak Dikonsumsi Anak dapat bermanfaat untuk anda semua.




